Tautan Website BPS


Hits: 486
Print

Galih Asmara Bangun (BPS Kabupaten Poso)

(Juara III Lomba Menulis Hari Statistik Nasional 2012 BPS Provinsi Sulawesi Tengah)

 

Tidak terasa sudah dua tahun lebih sejak intansi tercinta kita (BPS) melakukan Reformasi Birokrasi, sudah banyak perubahan di dalam tubuh BPS. Nilai-nilai inti BPS “Profesional, Integritas, Amanah”  mampu diimplemantasikan dengan baik dari tingkat pusat sampai dengan tingkat kabupaten. Hal ini ditandai dengan semakin dipercayanya BPS untuk melakukan survey-survey dari instansi lain dan diakuinya eksistensi BPS oleh dunia internasional. Dan yang paling menggembirakan tentu saja peningkatan OPINI dari BPK yang boleh dikatakan signifikan, dari awalnya Disclaimer kemudian berubah menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dan dilanjutkan pada tahun 2012 menjadi Wajar Tanpa Pengecualian. Secara umum dapat dikatakan bahwa Reformasi Birokrasi berjalan dengan lancar.

Tidak bisa dipungkiri, perubahan yang terjadi di BPS tidak lepas dari nilai-nilai inti yang selalu digalakkan agar dilaksanakan dengan baik. Namun pertanyaanya sekarang adalah, jika secara umum atau secara organisasi bila dinilai secara keseluruhan pelaksanaan PIA berjalan dengan baik, apakah bila diukur secara pribadi masing-masing sudah dilaksanakan???

Profesional, apa sih sebenarnya profesional itu?? Jika dipandang dari kacamata swasta, secara awam bisa diartikan  professional itu waktunya kerja ya kerja, tidak ada istirahat kecuali pada jam istirahat. Jika pekerjaan tidak selesai dan tidak sesuai dengan yang kualifikasi yang ditentukan, maka akan terkena sanksi, dan bahkan gaji dipotong. Jadi, apakah arti professional di pegawai swasta dan di pegawai negeri itu sama??seharusnya sama, tapi apakah kenyataannya seperti itu?? Mari kita tanyakan pada diri kita sendiri, berapa proporsi jam kerja kita dengan waktu facebook-an kita, atau dengan kegiatan lain pada jam kerja, mana yang lebih banyak. Trus, jika kita masuk kerja namun tidak melakukan pekerjaan, apakah gaji kita dipotong??tidak,.jika pekerjaan kita ada yang salah, apa dikenai sanksi juga??tidak juga,.dengan absen pagi dan sore, tanpa melakukan pekerjaan pun gaji kita full. Emang enak jadi PNS, makanya banyak yang pengen jadi PNS walaupun harus mengeluarkan segepok uang alias nyogok. Soooo,..bagaimanakah professional di BPS itu?? Menurut hemat saya, lakukanlah dengan sungguh-sungguh ketika ada pekerjaan, selesaikan tepat waktu dan benar, jika tidak ada pekerjaan di bagiannya, tanyakanlah ke bagian lain siapa tau membutuhkan bantuan. Apakah boleh facebook-an??? Anda lebih tau batasannya.

Integritas, arti secara ngawur saya berarti kesatuan. Secara luas tapi sempit, terjadinya sinergi yang positif dari atasan ke bawahan dan sebaliknya, juga terjadinya hubungan yang harmonis dengan instansi lain. Integritas di BPS tentu saja bukan hanya masalah hubungan manusia, tetapi juga integritas data. Data jika tidak terintegrasi dengan baik juga akan membuat nama BPS menjadi kurang baik. Namun secara umum, dilihat dari kacamata saya, kesatuan yang ada di BPS sangatlah baik, jika ada permasalahan, itu bisa dihitung dengan jari atau hanya kesalah pahaman saja. Yang perlu diwaspadai adalah jika sistem tunjangan kinerja diberlakukan, dimana besaran TK ataupun grade remun diukur dari kinerja atau banyaknya beban pekerjaan yang dilaksanakan. Dalam hal ini, pimpinan wajib untuk membagi secara rata beban pekerjaan, agar nantinya tidak ada kecemburuan diantara pegawai yang bisa mengakibatkan kesatuan pegawai menjadi lemah.

Amanah, dapat dipercaya. Bukan hanya dari sisi personal, tetapi juga data yang dihasilkan haruslah sesuai dengan di lapangan dan dapat dipertanggungjawabkan. Apa sih yang menjadi parameter pegawai BPS dapat dikatakan amanah???karena produk utama BPS adalah data, maka mudah saja, misal dalam pencacahan, seseorang benar-benar turun ke lapangan bukan hanya diisi di atas meja, dengan alasan karena saking ahlinya dan tahu karakteristik di suatu desa. Kemudian, apa yang menjadi parameter suatu data dikatakan amanah???setelah data digali dan memang benar kenyataan seperti itu, maka yang harus ditampilkan ya harus begitu. Tidak ada perubahan karena intervensi atau tuntutan dari pihak lain.

Jika PIA sudah dilaksanakan, apakah pegawai BPS menjadi lebih baik dan data yang dihasilkan menjadi akurat??seharusnya iya,.tapi yang namanya organisasi merupakan satu kesatuan. PIA tidak akan terlaksana jika hanya pimpinan yang menjalankannya, begitu juga sebaliknya, tidak mungkin jika hanya bawahan yang menjalankan. Semua harus berjalan dengan beriringan dan saling bersinergi. Diperlukan kesadaran dari masing-masing individu untuk melaksanakannya dan juga kontrol dari sesama pegawai dan paling penting kepedulian dari pimpinan. Jangan hanya selalu mempertanyakan tetapi juga memberikan motivasi dan memberikan solusi yang membangun. Mengutip kalimat dari Mars BPS “Kami Profesional, Kami Berintegritas, Kami Amanah----Itulah JANJI kami pada negeri”, jangan hanya bisa dinyanyikan, namun juga dihayati dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.

 

 

Inflasi Kota Palu, Sulteng
BulanTahun 2012Tahun 2013Tahun 2014
Jan0,450,181,03
Feb-0,040,58-0,72
Mar0.15-0,100,60
Apr0.16-0,950,21
Mei0.61-0.190,81
Jun0.950.880,94
Jul1.864,591,53
Ags2.812,100,14
Sep-2.00-0,75-0,36
Okt-0,30-0,691,31
Nop-0,520,67
Des1,691,14

You are here:   HomeBerita/ArtikelArtikelSudahkan Anda ber-PIA???