Tautan Website BPS


Hits: 2952
Print

Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tengah (BPS Sulteng) yang merupakan Perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) ditingkat Provinsi adalah instansi vertikal BPS di daerah. Dalam pelaksanaan tugas & fungsinya BSP Sulteng dikoordinasikan oleh Gubernur Kepala Daerah Tingkat I. BSP Sulteng dibentuk pada tahun 1961 sehubungan dengan Sensus Penduduk dengan nama Kantor Sensus dan Statistik (KSS). Berdasarkan UU No. 6 Tahun 1960 KSS Sulteng berstatus sebagai bagian dari Kantor Gubernur Kepala Daerah (KDH) Tingkat I dan Kantor Bupati KDH Tingkat II sampai ke Wilayah Kecamatan.

Dengan adanya Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri RI dan Kepala BPS Nomor 1280/65/21/SK tanggal 30 September 1965, terhitung mulai tanggal 1 Oktober 1965 telah diangkat dan ditetapkan kepala-kepala kantor Sensus dan Statistik Daerah Tingkat I dalam wilayah Republik Indonesia secara kolektif termasuk Sulawesi Tengah.

Selanjutnya Berdasarkan PP No. 16 Tahun 1968, BPS ditetapkan kembali sebagai salah satu lembaga yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden, sementara Kantor Sensus dan Statistik Daerah Tingkat I bertanggung jawab kepada Kepala BPS dan dalam tugasnya dikordinasikan dengan Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat dalam pelaksanaan tugas statistik di daerah.

Kegiatan Kantor Statistik Provinsi Sulteng pada Pelita I masih berkantor pada Komplek Kantor Bupati KDH Tingkat II Donggala yang dipimpin oleh Haruna Ali.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 6 Tahun 1980, tentang organisasi BPS, KSS Provinsi Sulteng berubah menjadi Kantor Statistik Provinsi Sulawesi Tengah. Demikian juga halnya di setiap Kabupaten dan Kotamadya terdapat Kantor Statistik (KS) dengan nama Kantor Statistik Kabupaten/Kotamadia. Kantor Statistik Provinsi Sulawesi Tengah membawahi 4 (empat) Kantor Statistik Kabupaten yaitu KS Kabupaten Banggai, KS Kabupaten Poso, KS Kabupaten Donggala, KS Kabupaten Buol Tolitoli.

Tahun 1992 ditetapkan PP No.2 tahun 1992, tentang organisasi BPS sebagai pengganti PP No.6 tahun 1980. Kedudukan, tugas, fungsi, susunan organisasi dan tata kerja Kantor Statistik Provinsi selanjutya diatur dengan Keputusan Presiden. Berdasarkan KEPPRES No. 6/1992 organisasi Kantor Statistik Provinsi Sulteng (KS tipe B) terdiri dari Kepala Kantor,Bagian Tata Usaha, Bidang Statistik Produksi, Bidang Statistik Sosial dan Kependudukan, Bidang Statistik Distribusi dan Bidang Pengolahan, Neraca Wilayah dan Analisis.

Selanjutnya dengan terbentuknya Kotamadya Palu maka dibentuk pula Kantor Statistik Kotamadya Palu, sehingga KS Provinsi Sulawesi Tengah telah membawahi 5 (lima) Kantor Statistik  Kabupaten/Kota.

Pada tahun 1998, berdasarkan Keppres  nomor 86 tahun 1998, maka Biro Pusat Statistik berubah menjadi Badan Pusat Statistik, sehingga di tingkat Provinsi dan kabupaten/ kotamadya menyesuaikan dengan mengganti nomen klatur baru dengan nama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah. Sedang di tingkat kabupaten/kotamadya berubah menjadi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten/Kotamadya. Selanjutnya dengan organisasi yang baru ini pada tahun 1999, Bidang Pengolahan, Neraca Wilayah dan Analisis (Lahcawilis) pada BPS Provinsi Sulawesi Tengah pecah menjadi 2 Bidang yaitu Bidang Neraca Wilayah, Analisis dan Pengembangan Statistik (Cawilis) dan Bidang Pengolahan, Penyajian dan Pelayanan Statistik (P3S).

Pada tahun 2002 terjadi perubahan organisasi, sejak pemekaran wilayah kantor BPS bertambah, sehingga menjadi 8 BPS Kabupaten/Kota yaitu BPS Kabupaten Banggai Kepulauan di Banggai, BPS Kabupaten Banggai di Luwuk, BPS Kabupaten Morowali di Kolonodale, BPS Kabupaten Donggala di Donggala, BPS Kabupaten Tolitoli di Tolitoli, BPS Kabupaten Buol di Buol, dan BPS Kota Palu di Palu. Sedangkan bidang/bagian di BPS Provinsi Sulawesi Tengah terjadi perubahan, yaitu Bagian Tata Usaha (5 Sub bagian), Bidang Statistik Produksi (3 seksi), Bidang Distribusi (3 seksi), Bidang Statistik Sosial (3 seksi), Bidang Neraca Wilayah, Analisis Statistik (3 seksi) dan Bidang Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik (3 seksi). Dan nama P3S sudah Berubah Menjadi Bidang Integrasi Pengolahan dan Desiminasi Statistik (IPDS).

Hingga kini, tercatat 11 pejabat pernah dan sedang mengepalai kantor BPS Provinsi Sulawesi Tengah. Berikut adalah nama-nama kepala BPS Provinsi Sulawesi Tengah, berdasar urutan waktunya:

  1. Haruna Ali
  2. Drs. B.S. Tambunan
  3. Drs. Abd. Azis Tandju
  4. K. Bangun, BSt
  5. Thaib M. Datau, BSt
  6. Drs Armuni Umar
  7. Drs. Kaharso M.
  8. Drs. Josep R. Tarigan, MM
  9. Gema Purwana, SE
  10. Ir. Bambang Suprijanto
  11. Drs. Razali Ritonga, MA
  12. Drs. Ibram Syahboeddin, MA
  13. Johanes De Britto Priyono, M.Sc (masih menjabat sampai sekarang)

 

Inflasi Kota Palu, Sulteng
BulanTahun 2012Tahun 2013Tahun 2014
Jan0,450,181,03
Feb-0,040,58-0,72
Mar0.15-0,100,60
Apr0.16-0,950,21
Mei0.61-0.190,81
Jun0.950.880,94
Jul1.864,591,53
Ags2.812,10
Sep-2.00-0,75
Okt-0,30-0,69
Nop-0,520,67
Des1,691,14

Statistik Pengunjung

203097
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Bulan Ini
Bulan Lalu
2
152
882
2507
4120